Tugu photo copy Atar |
Yuskar, seorang masyarakat miskin dari Atar merantau ke Bandung tahun 1974 membangun Nagari Photocopi Pertama Di Indonesia. Waktu di kampung, dia hidup serba kekurangan bersama keluarganya. Untuk mencari makan saja orang tuanya tidak mampu lagi membiayainya. Melihat kehidupan Yuskar dan keluarganya di kampung, Paman Yuskar yang sebelumnya merantau ke Bandung membawa Yuskar untuk dicarikan pekerjaan sekurang-kurangnya untuk kebutuhan Yuskar sendiri terpenuhi. Hari berganti Minggu, Minggu berganti bulan pekerjaan untuk yuskar tidak kunjung ada. Sehingga pada suatu hari pamannya bilang dengan nada menyerah, kalau dia punya kadai kosong yang sempit di dekat gang ITB (Institut Teknologi Bandung).
Setelah mendengar itu Yuskar sangat gembira meskipun belum ada apa-apa di dalam toko tersebut. Ia berfikir usaha yang paling bagus dijalankannya di toko itu adalah usaha Photocopi, karena pada saat itu Photocopi di ITB hanya beberapa buah saja. Pada hari-hari berikutnya berusahalah Yuskar mencari pemodal untuk membuka usahanya dan beberapa hari kemudian ia mendapatkannya.
Singkat cerita, seiring berjalannya waktu, usahanya
semakin maju meskipun ada beberapa kali ia jatuh bangun dalam
menjalankannya. Dia mulai membawa beberapa orang kampungnya untuk
mengais sedikit rezeki di negri orang untuk membuka usaha Photocopi.
Alasannya untuk merantau cukup masuk akal. Selain karena tuntutan
ekonomi, topografi Atar yang berbukit-bukit dan bebatuan, tidak
memungkinkan masyarakat untuk berusaha pertanian dan usaha lainnya.
Yuskar mampu membawa perubahan ekonomi yang cukup besar untuk kampungnya
walaupun tidak berbentuk materil, tapi ia membawa pandangan dan
pemikiran baru untuk masyarakat atar bahwa kerjakeras dan optimis adalah
kunci kesuksesan .
Semakin hari usahanya semakin berkembang. Usahanya
mulai dilirik oleh orang kampung halamanya bahkan yang lebih menarik
lagi, umunya perantau tersebut juga membuka usaha photocopi. Nagari yang
memiliki penduduk lebih kurang 6.423 jiwa ini, 2.321 jiwa diantaranya
merantau yang tersebar di Sumatera dan Jawa. Sekitar 95 % dari
perantaunya, yaitu 2.2005 jiwa membuka usaha fhotocopi. Sebuah angka
yang fantastis jika kita bandingkan dengan daerah lain. uniknya, mereka
hanya ingin membuka usaha photocopi dan angka tersebut telah
mengeluarkan Atar dari kemiskinan pada tahun 2006.
Untuk menjaga hubungan baik ini dan terjalinnya
kebersamaan dan kekeluargaan antar sesama, para Perantau Atar yang
tergabung dalam Ikatan Warga Atar(IWATAR) mengabadikannya dengan
membangun Tugu Photocopi Pertama yang diresmikan langsung oleh Bupati
Tanah Datar tahun 2011.
“ jika mereka sukses, mereka
membawa anak kemenakan merantau dan mengembangkan bisnis Photocopy
bahkan mereka tidak segan segan membantu membiayai modal anak kemenakan
tersebut, bisa sukses dan setelah mereka bina sebagai karyawan bisa
mandiri, mereka akan membantu modal. Sehingga dengan pola pegembangan
usaha tersebut tidak ada putra atar padangganting yang terlantar atau
tidak ada usaha jika mereka sudah berada diperantauan”papar Wali Nagari
Atar Amir Syarifudin.
“Tugu ini dibangun sebagai lambang dan pemersatu
para perantau yang tersebar di pulau jawa dan sumatera yang membuka
usaha Photocopy dengan penduduk di kampung”pungkas pak Amir.
Keinginan masyarakat atar yang ada di kampung
terhadap tugu Photocopy ini adalah supaya masyarakat atar yang ada di
rantau ingat akan kampung halamannya tempat mereka dibesarkan. “Kami
berharap sangat kepada seluruh masyarakat atar yang ada di rantau,
supaya sekali-kali pulang dan mengabdilah untuk kampung halaman. Jan lupo kacang ka kuliknyo”tegas Pak Haji Yuskar, ketika kami jumpai di Atar pada beberapa waktu lalu.
Masyarakat menyadari Tugu Photocopy ini bukan hanya
sebagai tugu biasa, tapi dibalik itu punya nilai-nilai kebersamaan dan
kekeluargaan yang sangat mendalam antar sesama warga Atar khususnya.
Mereka semua menghimbau untuk tetap menjaga keabadian Tugu Photocopy
tersebut sehingga menjadi sejarah dan pelajaran oleh generasi mendatang.
Panorama Copy Center Layanan foto copy .jual foto copy rekondisi dan lokal,Jual sparepart,jual Buku service manual canon ir 5000 / 6000 dan Canon ir 5570 dan ir 6570 Jl. Raya Jemur Sari No.207, Sidosermo, Tenggilis Mejoyo, Kota SBY, Jawa Timur,Indonesia - WhatsApp (08123276975).
Panorama Copy Center Layanan foto copy .jual foto copy rekondisi dan lokal,Jual sparepart,jual Buku service manual canon ir 5000 / 6000 dan Canon ir 5570 dan ir 6570 Jl. Raya Jemur Sari No.207, Sidosermo, Tenggilis Mejoyo, Kota SBY, Jawa Timur,Indonesia - WhatsApp (08123276975).