Garis putih vertikal pada hasil kopian

Masalah yang satu ini biasa terjadi kalau user (pengguna) tidak menjaga kebersihan , ingat loh kebersihan adalah pangkal kesehatan ( iyaa pak guru...) . Mungkin rekan tehnik pernah menjumpai masalah ini iyakan ? . Nah biar yang lainnya juga ikutan tahu , penyebab masalah garis putih ini .

Penyebab :

1. Corona Wire ( Primer, Transfer)
Kita tahu wire corona fungsinya mentransfer tegangan tinngi ke PC Drum juga ke kertas copian agar
terjadi proses copi . Nah bila umur wire corona sudah tua ( sering terjadi pembakaran ) maka di
sepanjang wire ada sisa arang yang tertinggal (corosi) . Di titik yang kotor(corosi) ini akan menghalangi
transfer tegangan tinggi , akibatnya di titik itu elektron tidak jadi pasif dan tidak ada hasil copi sepanjang
area tersebut .
Perbaikan : Bersihkan wire corona dengan menggunakan kertas amplas halus atau ganti wire .

2. Periksa Developing Unit .
Rekan tehnik udah tahu fungsi dari Developing Unit bukan ? itu tu tempatnya tinta (Toner) .
Pada bak developing terdapat roller magnet yang berfungsi sebagai mata pena beralas serbuk tinta yang
telah di sisir(diratakan) oleh plat doktor blade . Bila serbuk toner/tinta mengeras akibat lembab atau user
menggunakan toner bekas tanpa ditapis terlebih dulu maka kotoran terikut pada serbuk toner/tinta ke atas
permukaan rol magnet dan tersangkut di antara plat doktor blade . Akibatnya menghalangi transfer tinta ke
permukaan PC Drum saat terjadi proses copi .
Perbaikan : Bila ini terjadi keluarkan bak developing dari mesin kemudian keluarkan sisa toner/tinta dari dalam bak . Bersihkan bak developing kalau bisa semprot dengan blower hingga bersih sisa
tinta tadi ditapis ulang dan yakinkan bahwa tinta sudah bersih dan siap dipakai lagi .